News Update :

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Renyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renyah. Tampilkan semua postingan

Komedi Renyah ala Raditya Dhika di 'Cinta Brontosaurus'

Senin, 06 Mei 2013 08.53

Jakarta - Apa yang anda dibayangkan ketika mendengar jenis hewan purbakala bernama Brontosaurus?Mungkin sosok yang besar, berleher panjang dan menyeramkan.

Tapi gambaran berbeda justru ditampilkan oleh Raditya Dika dalam film yang diadaptasi dari bukunya berjudul 'Cinta Brontosaurus'. Seperti apa?

Setelah sukses dengan film 'Kambing Jantan' yang diadaptasi dari buku pertamanya, kini buku kedua 'Cinta Brontosaurus' ingin mengulang kembali kesuksesan film dari buku pertamanya.

Film yang diproduksi rumah produksi Starvision menampilkan cerita yang renyah, spontan serta bumbu-bumbu romantisme dengan dibalut unsur komedi masa kini. Bercerita tentang kisah percintaan penulis muda bernama Dika (Raditya Dika) yang selalu mengalami kegagalan dalam membina suatu hubungan dengan banyak gadis.

Dika pun beranggapan dan percaya bahwa cinta bisa saja kadaluarsa, Namun, akhirnya Dika bertemu gadis bernama Jessica (Eriska Rein) yang memiliki pola pemikiran yang aneh hampir sama dengan dirinya.

Setelah sekian waktu menjalani hubungan cinta, Dika pun bertanya-tanya apakah benar cinta bisa mengalami kadaluarsa? Dalam film yang berdurasi hampir 120 menit ini pun menampilkan permasalahan orang-orang disekitar Dika.

Seperti Kosasih (Soleh Solihun) yang menghadapi sang istri Wanda (Tyas Mirasih) yang menggilai merk branded serta gila dalam berbelanja. Tak hanya itu sang adik Dika, Edgar (M. Griff) yang duduk dibangku sekolah dasar mengalami cinta monyet.

Chand Parwez selaku produser dari rumah produksi Starvision senang dirinya bekerja sama dengan Raditya Dika dan penggarapan film 'Cinta Brontosaurus', berawal ngobrol-ngobrol dengan sang penulis, film ini menjalani proses yang cukup panjang hampir dua tahun.

"Saya ngobrol sama dika dan dia bersedia dan dia menyanpaikan dan mulaikan skenarionya, keinginan memperbaiki skenario draf keberapa gitu. menghibur dan bisa menjadi tontonan bagi seluruh keluarga dan film ini dibuat selama dua tahun," Ujar Chand Parwez saat ditemui di Planet Hollywood ,Jl.Gatot Soebroto Jakarta pusat Senin (06/05/2013).

Sang penulis Raditya Dika pun memilih Brontosaurus karena dianggap paling besar dan lucu "Karena dia paling gede secara bentuk besar dan namanya lucu kalau cinta raptor kan ga lucu." Seloroh Dika.

Film yang rencananya akan tayang perdana di bioskop pada 8 Mei 2013. Film ini menampilkan Raditya Dika, Eriska Rein, Soleh Solihun, Dewi Irawan, Meriam Bellina, Bucek dan Tyas Mirasih.

(mah/fk)


View the original article here

'Babel': Irama Renyah Folk Ala Mumford & Sons

Senin, 29 April 2013 21.24

ist.Jakarta - Musik folk barangkali masih terasa asing di telinga penikmat musik Tanah Air. Namun, sepertinya publik musik akan lebih melek dengan genre musik tersebut, setelah kehadiran band Mumford & Sons.

Musik folk yang asing, seperti terasa renyah ketika dibawakan oleh Marcus Mumford Cs. Sajian folk renyah itu pun sungguh sangat asyik terasa di album terbaru mereka 'Babel' yang didistribusikan oleh Universal Music Indonesia.

Mereka begitu jenius mengubah tatanan musik folk yang terkesan segmented menjadi sajian yang mainstream. Layaknya sebuah makanan, album 'Babel' pun terasa nikmat dari awal hingga akhir penyajiannya.

Dibuka dengan track pertama 'Babel, irama folk sungguh terasa. Suara banjo plus beat cepat setidaknya membuat kita ingin lebih tahu seperti apa keseluruhan album tersebut.

Masuk ke track kedua 'Whispers In The Dark', tempo sedikit melambatkan. Setelah sedikit menurunkan temponya, band ini mengeluarkan jati dirinya di track ketiga, 'I Will Wait'. Irama folk rock melantun dengan jantan di lagu tersebut.

Seperti ingin bermain-main, band asal Inggris itu pun kembali menurunkan temponya dan mengeluarkan lagu balada mereka berjudul 'Holland Road'.

Memasuki track kelima dan keenam, Anda akan semakin terhanyut lewat lagu 'Ghost That We Knew' dan 'Lover of the Light' yang seperti menjaga kuping agar tetap nyaman untuk mendengarkan keseluruhan album.

Album ini berisi 12 lagu yang sebenarnya "folk banget" tapi tak begitu asing di kuping berkat racikan Mumford and Sons. Suara sang vokalis Marcus Mumford yang asli Inggris terdengar seperti lidah Amerika yang merupakan asal muasal musik yang mereka usung.

Publik musik dunia menyambut baik 'Babel' dengan animo yang sangat besar hingga album ini memuncaki Billboard 200 Charts. Belum lagi dengan piala Grammy Awards sebagai 'Album of The Year'.

Tracklist album ‘Babel’:
1. Babel
2. Whispers in the Dark
3. I Will Wait
4. Holland Road
5. Ghosts That We Knew
6. Lover of the Light
7. Lovers' Eyes
8. Reminder
9. Hopeless Wanderer
10. Broken Crown
11. Below My Feet
12. Not With Haste


(fk/mmu)


View the original article here

 

© Copyright Berita Terkini 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.