News Update :

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Triliun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Triliun. Tampilkan semua postingan

AXA Mandiri Raih Laba Rp 1 Triliun di 2012, Naik 20%

Selasa, 30 April 2013 07.09

Jakarta - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meraih laba bersih 2012 mencapai Rp 1 triliun atau meningkat 20% dibandingkan perolehan laba bersih di tahun 2011.

Selain itu, tercatat total premi perseroan sebesar Rp 5,67 triliun selama tahun 2012, meningkat sebesar 17% dibandingkan perolehan premi pada periode yang sama tahun 2011.

Pada 2012 AXA Mandiri berhasil mencatat peningkatan dana kelolaan sebesar 30% dari tahun sebelumnya menjadi Rp 13,8 triliun. Peningkatan tersebut memicu kenaikan total aset AXA Mandiri sebesar 24% dengan perolehan 2012 mencapai Rp 14,3 triliun

Presiden Direktur AXA Mandiri Jon Sandham dalam paparan kinerja perusahaan di Jakarta hari ini menjelaskan, pertumbuhan laba AXA Mandiri dipengaruhi pula oleh tingkat persistensi nasabah dimana pembayaran premi lanjutan meningkat 59% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu kinerja investasi mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan pertumbuhan hasil investasi mencapai 64% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kinerja AXA Mandiri sepanjang 2012 telah menunjukkan pertumbuhan yang positif dan signifikan tentunya hal ini berkat kerjasama yang solid antara dua pemegang saham yaitu Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia dengan jaringan yang luas dan AXA yang secara global berpengalaman dalam mengelola asuransi jiwa," ujar Jon dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/4/2013)

Pertumbuhan laba bersih dan aset perusahaan semakin memperkuat kondisi kesehatan keuangan AXA Mandiri, terlihat dari rasio kecukupan modal yang telah memperhitungkan aspek risiko (risk based capital/RBC) yang mencapai 368% untuk portofolio konvensional dan mencapai 81% untuk dana tabarru’ dari portofolio syariah.

Angka-angka tersebut jauh melebihi ketentuan minimum yang dipersyaratkan oleh regulator yakni 120% untuk portofolio konvensional dan 15% untuk portofolio syariah. Bahkan pemenuhan rasio kecukupan sebesar 30% untuk portofolio syariah baru dipersyaratkan pada akhir 2014.

"Angka tersebut menunjukkan bahwa AXA Mandiri mampu memberikan perlindungan dan memenuhi kewajiban nasabah di atas persyaratan yang telah ditetapkan oleh regulator," kata Chief Financial Officer AXA Mandiri Iwan Pasila.

Pertumbuhan bisnis sepanjang 2012, perseroan mengklaim sebagai pemimpin pasar bancassurance di Indonesia. Laporan AAJI pada kuartal ketiga 2012 menunjukkan AXA Mandiri berada di posisi puncak jalur distribusi bancassurance dengan pangsa pasar 34,1 % berdasarkan Weight New Business Premium.

AXA Mandiri akan terus meningkatkan pertumbuhan perusahaan dan menjalankan komitmennya untuk memanfaatkan kekuatan finansialnya guna meningkatkan layanan kepada nasabah dan mendukung para tenaga penjualnya.

"Termasuk di antaranya adalah memberikan layanan yang proaktif menjangkau nasabah seperti layanan yang langsung melayani proses klaim di tempat nasabah melakukan perawatan kesehatan misalnya melalui Care Corner kami di RSPP," ujar Jon.

(hen/hen)


Sumber Artikel

Kantongi Laba Rp 4,85 Triliun, Semen Indonesia Bagi Dividen Rp 2,18 Triliun

06.58

Jakarta - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) akan membagikan dividen sebesar Rp 2,18 triliun. Dividen ini setara 45% dari perolehan laba bersih Semen Indonesia tahun buku 2012 yang senilai Rp 4,85 triliun.

"Dividen per saham yang dibagikan tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 331 per lembar saham atau naik 11%," papar Direktur Utama Semen Indonesia, Dwi Soetjipto dalam RUPST tahun buku 2012 di Hotel JW Marriot, Jakarta, (30/4/2013).

Dwi mengatakan untuk volume penjualan semen, perusahaan mencatat sebesar 22,55 juta ton semen di tahun 2012 atau meningkat 14,7% dibanding tahun lalu yang sebesar 19,72 juta ton.

Sementara itu, emiten berkode SMGR ini, mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 19,60 triliun di tahun 2012 atau meningkat 19,7% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 16,38 triliun. Kemudian perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 4,85 triliun atau naik 23,5% dibandingkan tahun 2011 yang sebesar Rp 3,93 triliun.

"Selama tahun 2012 konsumsi semen nasional tercatat sebesar 54,96 juta ton atau mengalami pertumbuhan sebesar 14,5%. Market share SMGR tahun 2012 tercatat menjadi 41% dan memperkokoh posisi SMGR sebagai market leader di dalam negeri," pungkasnya.

(feb/hen)


Sumber Artikel

 

© Copyright Berita Terkini 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.