News Update :

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Klaim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klaim. Tampilkan semua postingan

Aktor Inggris Klaim Dirinya Ayah Anak-anak Michael Jackson

Senin, 06 Mei 2013 08.37

Jakarta - Kehidupan Michael Jackson sepertinya masih menyimpan banyak misteri. Baru-baru ini, seorang aktor asal Inggris, Mark Lester yang merupakan teman Michael mengklaim bahwa dirinya adalah ayah dari Prince, Paris dan Blanket.

Seperti dilansir Mirror, Senin (6/5/2013), Mark mengungkapkan bahwa dirinya mendonasikan sperma kepada Michael pada 1995. Dua tahun kemudian, pelantun 'Heal The World' itu mengumumkan kelahiran Prince.

"Waktu Michael minta bantuanku. Awalnya, saya pikir ia minta saya untuk melakukannya dengan mantan istrinya Debbie Rowe, tapi tidak seperti itu. Satu tahun kemudian, ia minta saya menyumbangkan sperma dan saya pun setuju," ujar Mark.

Mark juga mengatakan, dirinya menyumbangkan sperma beberapa kali di sebuah klinik di London, Inggris. Tapi saat itu ia sempat berpikir bahwa Michael tidak menggunakan sperma miliknya karena ia tidak pernah menghubunginya lagi.

"Itu adalah permintaan benar-benar aneh, tapi saat Michael masih hidup saya tidak pernah berpikir lain. Aku menyumbangkan tidak untuk mendapatkan sesuatu dari itu," tutur Mark.

Mark yang kini berusia 50 tahun, pun siap untuk melakukan tes DNA untuk membuktikannya. Namun, ia tidak memaksakan hal itu.

Benarkah Prince, Paris dan Blanket adalah anak Mark? Sampai saat ini pihak keluarga Jackson belum juga berkomentar.

Mark adalah mantan aktor cilik yang cukup populer di Inggris. Ia adalah pemeran Oliver Twist dalam film musikal 'Oliver' yang rilis pada 1968.

(hkm/hkm)


View the original article here

Konspirasi Luar Biasa !, Kini CIA Klaim Ibundanya dan Tamerlan adalah Teroris

Sabtu, 27 April 2013 23.59

Home » Berita » Dunia Islam » Konspirasi Luar Biasa !, Kini CIA Klaim Ibundanya dan Tamerlan adalah Teroris

1 (33)Badan intelijen AS mengumumkan bahwa AS telah mendaftarkan ibu dari pemboman Boston menjadi tersangka di database terorisme pemerintah sejak 18 bulan sebelum pengeboman, pejabat AS mengatakan kepada Associated Press Jumat malam.

CIA telah meminta agar tersangka, Tamerlan Tsarnaev – yang sekarang telah meninggal – dan ibunya, Zubeidat Tsarnaeva, telah ditambahkan ke database teroris di musim gugur 2011 lalu.

Permintaan itu muncul setelah pemerintah Rusia menghubungi CIA dengan kekhawatiran bahwa keduanya telah menjadi militan agama, menurut pejabat penjelasan tentang penyelidikan.

Sang ibu menyebutkan bahwa informasi itu adalah “kebohongan dan kemunafikan” AS dan Rusia dan ia mengatakan dia tidak pernah terkait dengan kejahatan atau terorisme.

FBI juga menyelidiki siapa Zubeidat Tsarnaeva dan CIA telah menambahkan namanya di database terorisme memperdalam misteri keluarga Tsarnaev.

Tsarnaevs berasal dari Chechnya , Rusia selatan , yang berimigrasi ke wilayah Boston dalam 11 tahun terakhir. Tsarnaeva, warga negara AS naturalisasi yang berniat kembali ke ASuntuk jenguk putranya, mengatakan anaknya tidak pernah terlibat di balik serangan mematikan dan ia meyakini peristiwa ini ada yang setting.

“Mereka men’setting’  Tamerlan, dan Dzhokhar , mereka berada di tempat yang salah pada waktu yang salah,” kata Anzor Tsarnaev  kepada harian Rusia Komsomolskaya Pravda . (Arby/Dz)


Sumber Artikel

 

© Copyright Berita Terkini 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.