News Update :

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Pasca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pasca. Tampilkan semua postingan

Sudah 6 Bulan Pasca Melahirkan, Istri Masih Takut Diajak Bercinta

Selasa, 07 Mei 2013 07.08


Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta. Dok, setelah melahirkan istri saya jadi takut berhubungan karena trauma melahirkan, padahal sudah 6 bulan yang lalu melahirkannya. Tapi sampai saat ini istri saya masih takut untuk berhubungan. Apa yang harus saya lakukan dan bagaimana solusinya? Terimakasih ya Dok.

Rozak (Pria menikah, 28 tahun), rozakXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 175 cm dan berat badan 58 kg

Jawaban

Mungkin trauma persalinan normal yang lewat jalan lahir masih membekas pada istri Anda. Perlu diyakinkan oleh dokter atau bidan yang menolong persalinan, bahwa rongga vagina dalam 6 bulan normal kembali.

Sebagai langkah awal Anda tidak perlu melakukan penetrasi penis, lakukan 'manual-intercouse' dengan tangan, bibir, lidah. Tujuannya agar istri Anda bisa adaptasi kembali bahwa hubungan intim punya kenikmatan khusus serta baik pula untuk kesehatan. Selamat mencoba.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(mer/vit)

Punya Pertanyaan Seputar Kesehatan? Silahkan Klik di Sini


View here

Pasca Bom Boston Kaum Muslimin Jerman Dibawah Kontrol Intelijen

Sabtu, 27 April 2013 23.20

Home » Berita » Dunia Islam » Pasca Bom Boston Kaum Muslimin Jerman Dibawah Kontrol Intelijen

muslimes jermanMajalah jerman “Der Spiegel” mengungkapkan bahwa umat islam di jerman berada dibawah kontrol yang sangat ketat dari pihak Intelijen Jerman.

Majalah tersebut menjelaskan bahwa jumlah kaum muslimin yang berada dibawah kontrol melalui video di Jerman oleh Lembaga perlindungan konstitusi (Intelijen dalam Negeri) mencapai 962 orang.

Pemerintah Jerman menyatakan bahwa pihaknya memiliki hak untuk mengawasi dan memonitor mereka yang dicurigai dan berhak pula mengambil tindakan langsung terhadap mereka, seperti pemantauan perilaku mereka serta menindak aktifitas yang mencurigakan.

Pematauan tersebut datang saat “perang” diintensifkan kembali terhadap umat Islam di negara-negara Eropa, setelah perang media yang dilancarkan terhadap kaum muslimin pasca kasus bom Boston di Amerika Serikat.(hr/Is)


Sumber Artikel

 

© Copyright Berita Terkini 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.